This Blog made by Bob Aldi --- Today Quote Ticker by Mario Teguh * You are talented to become a peaceful and strong person, if you decisively treat small matters as small, and the big ones as big. * Be grateful for you have received from others, and forget what you have given to them * When your mind does not lead, your feelings are in power. * Life is not easy but it's full of fun * ---



Showing posts with label Tugas ISD. Show all posts
Showing posts with label Tugas ISD. Show all posts

Prasangka, Etnosentrisme, Diskriminasi

A. Prasangka Sosial

Prasangka sosial (social prejudice) merupakan gejala psikologi sosial. Prasangla sosial ini merupakan masalah yang penting dibahas di dalam intergroup relation. Prasangka sosial atau juga prasangka kelompok yaitu suatu prasangka yang diperlihatkan anggota-anggota suatu kelompok terhadap kelompok-kelompok lain termasuk di dalamnya para anggotanya.

Beberapa ahli meninjau pengertian prasangka sosial dari berbagai sudut :

1. Feldman (1985)

Prasangka sosial adalah sikap negatif terhadap kelompok sosial tertentu yang hanya didasarkan pada keanggotaan mereka dalam kelompok itu.

2. Mar’at (1981)

Prasangka sosial adalah dugaan-dugaan yang memiliki nilai positif atau negative tetapi dugaan itu lebih bersifat negative.

3. Kimball Young

Prasangka adalah mempunyai ciri khas pertentangan antara kelompok yang ditandai oleh kuatnya ingroup dan outgroup.

4. Sherif and Sherif

Prasangka sosial adalah suatu sikap negatif para anggota suatu kelompok, berasal dari norma mereka yang pasti kepada kelompok lain beserta anggotanya.

Dari pendapat-pendapat para ahli tersebut mempunyai kecenderungan bahwa prasangka sosial adalah suatu sikap negatif yang diperlihatkan oleh individu atau kelompok terhadap individu lain atau kelompok lain.

Prasangka sosial berhubungan dengan deskriminasi karena definisi prasangka sosial sendiri cenderung mengarah ke hal negatif dalam suatu kelompok. Menurut Sears,dkk (1991) bahwa deskriminasi adalah perilaku menerima atau menolak seseorang berdasarkan (atau setidaknya dipengaruhi oleh) keanggotaan kelompoknya. Deskriminasi dapat diwujudkan dalam bentuk perlakuan yang berbeda yang didasarkan pada kelompok. Dapat juga dilakukan dengan perilaku menyerang atau menyakiti anggota kelompok lain.

B. Etnosentrisme

Ethnocentrism itu bahasa indonesianya adalah Etnosentrisme.
Etnosentrisme adalah kecenderungan untuk melihat dunia hanya melalui sudut pandang budaya sendiri. Berdasarkan definisi ini etnosentrisme tidak selalu negatif sebagimana umumnya dipahami. Etnosentrisme dalam hal tertentu juga merupakan sesuatu yang positif. Tidak seperti anggapan umum yang mengatakan bahwa etnosentrisme merupakan sesuatu yang semata-mata buruk, etnosentrisme juga merupakan sesuatu yang fungsional karena mendorong kelompok dalam perjuangan mencari kekuasaan dan kekayaan. Pada saat konflik, etnosentrisme benar-benar bermanfaat. Dengan adanya etnosentrisme, kelompok yang terlibat konflik dengan kelompok lain akan saling dukung satu sama lain. Salah satu contoh dari fenomena ini adalah ketika terjadi pengusiran terhadap etnis Madura di Kalimantan, banyak etnis Madura di lain tempat mengecam pengusiran itu dan membantu para pengungsi.

Etnosentrisme memiliki dua tipe yang satu sama lain saling berlawanan. Tipe pertama adalah etnosentrisme fleksibel. Seseorang yang memiliki etnosentrisme ini dapat belajar cara-cara meletakkan etnosentrisme dan persepsi mereka secara tepat dan bereaksi terhadap suatu realitas didasarkan pada cara pandang budaya mereka serta menafsirkan perilaku orang lain berdasarkan latar belakang budayanya. Tipe kedua adalah etnosentrisme infleksibel. Etnosentrisme ini dicirikan dengan ketidakmampuan untuk keluar dari perspektif yang dimiliki atau hanya bisa memahami sesuatu berdasarkan perspektif yang dimiliki dan tidak mampu memahami perilaku orang lain berdasarkan latar belakang budayanya.

Contoh etnosentrisme dalam arsitektur adalah bangunan etnis Tionghoa di Indonesia yang berdiri banyak di Indonesia, etnis TiongHoa merupakan etnis minoritas nomor satu di Indonesia. Namun adakalanya etnis ini tidak bisa diterima oleh bangsa pribumi karena adanya kesalah pahaman. Dewasa ini, etnis TiongHoa sudah bebas mengembangkan budayanya karena rasa aman dan saling percaya antar suku - suku di Indonesia.
Klenteng SamPooKong di Semarang, Jawa Tengah

C. Diskriminasi

Diskriminasi merupakan bentuk ketidakadilan. Pasal 1 ayat 3 Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, menjelaskan bahwa pengertian diskriminasi adalah setiap pembatasan, pelecehan, atau pengucilan yang langsung maupun tak langsung didasarkan pada perbedaan manusia atas dasar agama, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, status sosial, status ekonomi, jenis kelamin, bahasa, keyakinan politik, yang berakibat pengangguran, penyimpangan atau penghapusan pengakuan, pelaksanaan atau penggunaan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam kehidupan baik individual maupun kolektif dalam bidang politik, ekonomi, hukum, sosial, budaya dan aspek kehidupan lainnya.

Perlakuan diskriminasi sangat bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 beserta amandemennya. Undang-Undang Dasar 1945 secara tegas mengutamakan kesetaraan dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, hukum dan bidang kemasyarakatan lainnya. Untuk itu Undang-Undang Dasar 1945 beserta amendemennya sangat penting untuk menjadi acuan universal para penyelenggara negara dalam melaksanakan tugas dan fungsinya


Ruang Intim Sosial : Taman Kota

Taman kota sebagai bagian dari ruang publik, sering tidak disadari oleh masyarakat kota akan peranannya di dalam menyelaraskan pola kehidupan kota yang sehat. Pemanfaatan ruang taman kota cenderung Menyimpang dari fungsinya, adanya perubahan aktifitas di dalam taman menunjukan kekurang-pahaman masyarakat kota di dalam memanfaatkan taman kota terhadap keseimbangan kehidupan lingkungan kota.

Makna yang sangat dalam mengenai kota yang berwawasan lingkungan adalah selalu menghadirkan taman yang hijau menjadi elemen utama yang tidak dapat ditinggalkan begitu saja. Bahkan karakter masyarakat sebuah kota dapat tercermin pada perilaku masyarakat kota di dalam memanfaatkan taman kota. Begitu berperanya taman kota terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat kota akan fasilitas ruang publik, sehingga memerlukan pemikiran yang tidak bisa dilakukan dengan upaya yang kurang bijaksana. Salah satu dari upaya, memikirkan peran taman kota terhadap lingkungannya adalah dengan mengetahui tingkat pemahaman masyarakat akan bentuk visual tata hijau yang ada di dalam taman tersebut melalui kelompok masyarakat yang sudah baik tingkat kepahamannya tentang taman di perkotaan. Dengan demikian akan dapat diketahui tingkat ketertarikan masyarakat kota terhadap keberadaan taman kota.

diolah dari berbagai sumber

Masjid Agung Jawa Tengah : Sebuah Ruang Interaksi antar umat Islam

Masjid Agung merupakan masjid terbesar di Jawa Tengah dan menjadi ikon pariwisata di kota Semarang. Masjid Agung unik karena arsitekturnya merupakan kombinasi antara Masjid Nabawi di Madinah, Masjid Kudus, dan Masjid Agung di Demak.

Masjid yang dibangun pada lahan seluas 10 hektar terletak di Jalan Gajah Raya, Gayamsari, Semarang. Masjid ini telah lama didirikan sekitar tahun 2007. Masjid ini dapat menampung lebih dari 17.000 jamaah. Masjid ini juga memiliki fasilitas seperti Convention Hall, Plaza, Hotel, Kantin, dll

Keunikan masjid ini juga terletak di Payung tersebut. Mengapa unik? Karena modelnya diambil dari Masjid Nabawi di Madinah. Ada enam payung di sini. Payung ini juga berfungsi untuk melindungi jamaah yang sholat di luar siang hari, biasanya payung ini akan dibuka pada saat Idul Fitri atau ketika ada event-event besar

Masjid ini juga memiliki sebuah menara yang notabene adalah menara masjid tertinggi di Indonesia yang memiliki tinggi 99m dan dinamakan menara Al-Husna, diambil dari 99 nama Allah. Menara ini sangat unik karena di dalamnya terdapat sebuah museum sejarah Islam di Indonesia, Sebuah Restoran yang sangat unik karena kursimya dapat berputar 360o, sehingga ketika kita makan, kita juga dapat melihat pemandangan indah kota Semarang, ada juga tempat khusus untuk melihat pemandangan kota Semarang di puncak menara, dengan menggunakan teropong kita akan lebih jelas melihat rumah-rumah dan jalan-jalan seperti yang kita lihat dari jarak dekat, juga ada ruang khusus untuk mengamati Bulan dengan menggunakan teropong canggih, biasanya ruangan ini akan digunakan sebelum bulan Ramadhan untuk melihat hilal pada Bulan.

Museum Masjid ini sangat komprehensif karena di sini tersimpan berbagai objek seperti Al-Quran. Al-Quran yang disimpan di sini merupakan peninggalan lama dari zaman kerajaan Islam di Jawa dan ada Al-Quran terbesar di sini, ada juga pakaian yang sebelumnya digunakan oleh 'Para Wali Songo' selama penyebaran Islam di Indonesia, foto para Ulama, dan ada juga foto presiden SBY yang meresmikan Masjid Agung di tahun 2007. Omong-omong, Anda tidak akan menyesal jika Anda mengunjungi menara ini.




Interaksi sosial dalam Arsitektur


Seorang perancang desain bangunan atau yang lebih sering kita sebut arsitek adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.

Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa arsitek tersebut sedang menerangkan konsep - konsep desain bangunan yang kelak akan dibangunnya nanti kepada kliennya.

Seorang arsitek tidak hanya pandai dalam ilmu seni desain bangunan melainkan juga lihai dalam mempresentasikan karyanya agar diminati banyak orang

Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.